SMP Negeri 1 Kasembon Laksanakan Kegiatan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Bersama BPBD Kabupaten Malang

Kasembon, 3 September 2026 — SMP Negeri 1 Kasembon terus memperkuat komitmennya dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana melalui kegiatan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Kegiatan SPAB dilaksanakan pada Kamis, 3 September 2026, bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Malang serta melibatkan perwakilan Jangkar Kelud.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB tersebut diikuti oleh Kepala SMP Negeri 1 Kasembon, dewan guru, tenaga kependidikan, komite, seluruh siswa, serta jajaran tim BPBD Kabupaten Malang. Hadir dalam kegiatan tersebut Kalaksa BPBD Kabupaten Malang, Dr. Purwoto, S.Sos., M.Si., beserta tim, Forkopimcam Kecamatan Kasembon, Koramil Kasembon, Polsek Kec. Kasembon, Puskesmas Kec. Kasembon, serta perwakilan Jangkar Kelud.

Kegiatan diawali dengan persiapan peserta dan pembukaan yang dilaksanakan di lapangan sekolah. Seluruh peserta kemudian bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Tangguh sebagai bentuk penguatan semangat dan budaya kesiapsiagaan bencana di lingkungan satuan pendidikan.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala SMP Negeri 1 Kasembon dan sambutan sekaligus pembukaan dari BPBD Kabupaten Malang. Rangkaian pembukaan kemudian ditutup dengan doa dan dokumentasi bersama.

Memasuki kegiatan inti, tim BPBD Kabupaten Malang memberikan sosialisasi tiga pilar SPAB sekaligus menyampaikan skenario simulasi bencana kepada warga sekolah. Sosialisasi dilaksanakan dalam beberapa kelompok ruangan dengan materi sosialisasi dan mitigasi bencana yang disesuaikan dengan peserta, baik guru dan tenaga kependidikan maupun siswa.

Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi warga SMP Negeri 1 Kasembon untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya kesiapsiagaan, mitigasi, serta langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadi bencana. Materi tidak hanya diberikan secara teoritis, tetapi juga diarahkan pada kesiapan menghadapi situasi darurat secara nyata.

Setelah sesi sosialisasi dan istirahat, Tim SPAB SMP Negeri 1 Kasembon menyampaikan paparan skenario gladi kepada seluruh siswa. Selanjutnya dilaksanakan gladi simulasi gempa bumi yang melibatkan siswa, guru, kepala sekolah, operator, serta petugas keamanan sekolah.

Simulasi tersebut dirancang untuk melatih warga sekolah agar mampu merespons kejadian bencana secara tepat, mulai dari mengenali situasi darurat, mengikuti arahan, melakukan evakuasi, hingga menuju lokasi yang telah ditentukan sebagai titik aman. Melalui kegiatan ini, sekolah berharap seluruh warga sekolah memiliki pengalaman praktis dalam menghadapi kondisi darurat.

Usai pelaksanaan simulasi, tim BPBD Kabupaten Malang memberikan evaluasi terhadap pelaksanaan gladi. Evaluasi dilakukan untuk melihat kesiapan warga sekolah sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki dalam pelaksanaan prosedur kesiapsiagaan bencana.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penguatan komitmen kesiapsiagaan sekolah. Komitmen tersebut menjadi bagian penting dalam upaya menjadikan kesiapsiagaan bencana sebagai budaya yang terus diterapkan di lingkungan SMP Negeri 1 Kasembon, bukan hanya pada saat kegiatan simulasi berlangsung.

SMP Negeri 1 Kasembon Raih SPAB Kategori Madya

Salah satu momen penting dalam kegiatan tersebut adalah penyerahan sertifikat pengakuan sebagai Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) kategori Madya kepada SMP Negeri 1 Kasembon.

Berdasarkan hasil penilaian, SMP Negeri 1 Kasembon memperoleh skor 87 dengan kategori Baik. Capaian tersebut menjadi bentuk pengakuan sekaligus apresiasi atas berbagai upaya sekolah dalam membangun kesiapsiagaan dan budaya aman bencana di lingkungan satuan pendidikan.

Predikat tersebut juga menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program SPAB. Sekolah berkomitmen untuk tidak berhenti pada pencapaian kategori Madya, tetapi terus melakukan perbaikan dan penguatan kapasitas sehingga kesiapsiagaan bencana dapat terintegrasi dalam kehidupan sekolah sehari-hari.

Selain sertifikat pengakuan SPAB, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan peralatan kesiapsiagaan bencana kepada SMP Negeri 1 Kasembon. Peralatan yang diserahkan antara lain berupa tenda, selimut, matras, dan tas.

Bantuan peralatan tersebut diharapkan dapat mendukung kesiapan sekolah dalam menghadapi kondisi darurat serta melengkapi sarana pendukung dalam pelaksanaan kegiatan kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana di lingkungan sekolah.

Kepala SMP Negeri 1 Kasembon menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPBD Kabupaten Malang, Kalaksa BPBD Kabupaten Malang Dr. Purwoto, S.Sos., M.Si., beserta seluruh tim, serta perwakilan Jangkar Kelud yang telah memberikan pendampingan, edukasi, dan evaluasi kepada warga sekolah.

Melalui kegiatan SPAB ini, SMP Negeri 1 Kasembon menegaskan komitmennya untuk terus mewujudkan satuan pendidikan yang aman, tangguh, dan siap menghadapi bencana. Kesiapsiagaan diharapkan tidak hanya menjadi program, tetapi menjadi budaya bersama yang melekat dalam seluruh aktivitas warga sekolah.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat, peralatan kesiapsiagaan bencana, serta dokumentasi bersama. Semangat “Tangguh Menghadapi Bencana, Aman dalam Belajar” diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari karakter seluruh warga SMP Negeri 1 Kasembon.

Kabar Sekolah Lainnya

Download App Web Sekolah

Update Informasi Sekolah Hanya dalam Genggaman

Download App Web Sekolah

Update Informasi Sekolah Hanya dalam Genggaman